Torino vs Milan

Prediksi: Torino vs Milan, Misi Balas Dendam

AC Milan akan menghadapi ujian yang cukup berat kala bertandang ke Stadio Olimpico Grande, markas Torino dalam lanjutan game week ke 20 Serie A pada tanggal 17 Januari 2017 dan dimulai pada pukul 02.45 WIB. Tentu, ‎Il Toro mengusung misi balas dendam lantaran pada hari Jumat, 13 Januari 2017 lalu, mereka terpaksa menelan kekalahan tipis 2-1 di San Siro dalam babak 16 besar ajang Coppa Italiana, yang sekaligus menyingkirkan Torino dalam ajang tersebut.

Torino vs Milan
Torino mengusung misi balas dendam kala berhadapan dengan Milan dinihari nanti

Sejauh ini, I Rossoneri baru menjalani 18 laga dan masih tertahan di posisi kelima dengan hanya memperoleh 36 poin saja dari catatan 11 meraih hasil maksimal, tiga hasil seri dan harus menelan kekalahan sebanyak empat pertandingan. Terpaut hanya empat poin saja dari Lazio yang menempati urutan keempat dan berselisih lima angka dari Napoli yang bertengger di posisi ketiga.

Itu berarti, bahwa Milan akan mampu menggeser kedua klub diatasnya, apabila pada hari Selasa dinihari nanti mampu meraih hasil sempurna. Begitu pula dengan tabungan satu pertandingan melawan Bologna pada pekan ke 18 yang harus ditunda lantaran, Milan harus melawan Juventus dalam partai final Coppa Super Italiana di Doha, Qatar pada bulan Desember 2016 lalu.

Sedangkan, Torino sudah melakoni laga sebanyak 19 kali dan hanya mampu mengumpulkan poin sebanyak 29 angka. Dengan poin sebanyak itu, I Granata harus puas berada di urutan ke sembilan tabel klasemen, hanya terpaut satu angka saja dari Fiorentino yang pada Senin dinihari tadi mampu mengalahkan sang juara bertahan Il Bianconeri dengan skor tipis 2-1.

Sehingga, Torino harus meraih kemenangan di depan para pendukungnya sendiri untuk secara perlahan memperbaiki klasemen dan tentu saja memberikan senyuman bagi para supporter yang datang memenuhi stadion nantinya. Terlebih membayar kekalahan di ajang Coppa Italiana pada hari Jumat lalu.

Laga antara Torino melawan AC Milan diprediksi akan berjalan dengan ketat. Tuan rumah yang mengusung misi balas dendam akan menghadapi tim tamu yang saat ini tengah onfire. Menarik untuk menyaksikan pertandingan pada hari Selasa dinihari nanti.

Prediksi Line Up Torino vs Milan

Kedua tim sama-sama mengusung kemenangan, sehingga kedua manajer akan menurunkan skuat terbaiknya demi mewujudkan hal tersebut. Pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic akan mengandalkan para pemain berkualitas untuk mengisi starting eleven timnya. Begitu pula dengan manajer Milan, Vincenzo Montella.

Stadio Olimpico Grande Torino
Stadio Olimpico Grande akan menjadi venue laga antara Torino melawan AC Milan

Mihajlovic tetap menerapkan formasi 4-3-3 dengan Andrea Belotti, Juan Iturbe dan Adem Llajic mengisi barisan depan yang diharapkan mampu merusak lini pertahanan lawan. Di lini tengah, terdapat nama Marco Benassi, Mirko Valdifiori dan Daniele Baselli. Sementara di lini belakang diperankan oleh De Silvestri, Rossettini, Moretti dan Barreca. Untuk urusan penjaga gawang, sepenuhnya diserahkan oleh Joe Hart.

Dari kubu tamu, Montella juga menggunakan formasi yang sama dengan Lapadula, Bonaventura, Suso yang berperan di lini serang. Kucka, Sosa, dan Bertolacci akan berbagi peran di lini tengah permainan agar mampu menguasai jalannya pertandingan. Di lini pertahanan, De Sciglio, Paletta, Gomez dan Abate kembali dipercaya. Dan nama Donnarumma tetap menjadi pilihan utama sebagai penjaga gawang.

Head to Head Torino vs Milan

Berdasarkan lima pertemuan terakhir kedua tim di semua ajang, tim tuan rumah belum mampu sekalipun mengalahkan Milan. Torino hanya berhasil menahan imbang sekali dan empat sisanya harus mengakui kehebatan lawan.

Torino vs Milan
Torino vs Milan akan tersaji di hari Selasa dinihari nanti

Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di San Siro dalam ajang babak 16 besar Coppa Italiana yang berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah dan sekaligus menyingkirkan lawan di ajang itu. Sementara laga terakhir yang dihelat di markas Torino pada bulan Oktober 2015 silam, hanya berakhir imbang dengan skor satu sama.

Jeffrey Schlupp

Crystal Palace Segera Dapatkan Jeffrey Schlupp

Media Inggris mengabarkan, bahwa Crystal Palace akan segera mendapatkan tanda tangan Jeffrey Schlupp, setelah tawarannya sebesar £12 juta telah diterima oleh pihak Leicester City. Bahkan, pihak The Foxes telah menyetujui tawaran tersebut. Itu berarti, dalam waktu dekat transfer pemain berposisi winger tersebut akan segera rampung.

Jeffrey Schlupp
Jeffrey Schlupp segera berseragam Crystal Palace

Pelatih baru The Eagles, Sam Allardye mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan sejumlah transfer para pemain, termasuk Schlupp. “Kami tengah berusaha untuk menyelesaikan sejumlah transfer pemain yang kemungkinan akan bergabung bersama kami dalam waktu dekat. Namun yang pasti, tawaran kami terhadap Schlupp telah diterima oleh pihak Leicester. Jadi, mari kita tunggu kabar selanjutnya,”

Sam menambahkan, bahwa yang terpenting untuk sekarang ini adalah fokus di setiap pertandingan. Mengenai transfer pemain itu akan seiring berjalan dengan waktu.

“Terpenting bagi kami sekarang ini adalah terus bekerja keras demi meraih poin maksimal di setiap minggunya. Saat ini, kami berada satu tangga diatas zona degradasi. Jadi, tentu kami akan semangat agar terhindar dari zona merah tersebut,” ungkap mantan manajer tim Nasional Inggris.

Sebelumnya, pelatih Leicester City, Claudio Ranieri mengungkapkan bahwa Schlupp telah meminta untuk segera dijual. Namun, pihak klub akan melepas sang pemain berusia 24 tahun tersebut, apabila ada tawaran yang cocok dengan apa yang diinginkan dari The Foxes.

“Saya telah berbicara kepada sang pemain dan Dia (Schlupp) juga telah berbicara kepada pihak klub bahwa Ia tidak bahagia tinggal disini. Saya mengatakan kepada Dia bahwa Ia adalah pemain yang hebat dan sosok pria yang fantastis. Saya juga mengatakan bahwa apabila kamu ingin pergi, kamu akan bisa pergi nanti,”

“Namun tidak pergi begitu saja, pastinya akan ada kompensasi. Sehingga, tawarannya harus sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pihak klub. Dengan tawaran yang cocok, maka Dia dapat pergi dengan segera mungkin seperti yang Ia inginkan,” ungkap pelatih yang baru saja mendapatkan penghargaan Manajer Terbaik FIFA 2016.

Pada musim lalu, Schlupp berperan penting dalam membawa Leicester City untuk pertama kalinya dalam sejarah klub meraih gelar juara Liga Primer Inggris. Dan pada musim ini, sang pemain hanya bermain sebanyak empat laga saja di liga domestik. Ia tak pernah diturunkan di Liga Champions. Adapun kontrak Schlupp bersama The Foxes akan berakhir pada bulan Juni 2019 mendatang.

Evra Merapat Ke Palace

Bek Juventus, Patrice Evra dikabarkan akan segera kembali merumput di tanah Britania. Namun tak kembali ke mantan klubnya, Manchester United. Bek berkebangsaan Prancis tersebut akan segera berlabuh ke Crystal Palace.

Patrice Evra
Patrice Evra segera tinggalkan Juventus

Beberapa media setempat melaporkan bahwa Palace akan menjadi destinasi selanjutnya bagi Evra dan menjadi terdepan untuk mendapatkan jasa sang pemain. Walaupun, sejumlah klub juga menginginkan tanda tangannya.

Sejauh ini, Evra baru hanya bermain sebanyak 13 alga saja untuk Juventus di semua ajang, baik di liga domestik maupun di kancah Eropa. Pemain yang sudah berusia 35 tahun itu masih memiliki sisa kontrak selama enam bulan saja.

Benteke Mengarah Ke Tiongkok

Dikabarkan bahwa salah satu klub asal Tiongkok, Beijing Guoan tak ingin ketinggalan oleh para pesaingnya di Chinese Super League yang melakukan transfer para pemain top Eropa, mereka berencana untuk mendatangkan Christian Benteke dari Crystal Palace dalam bursa musim dingin ini.

Christian Benteke
Christian Benteke menjadi target berikutnya oleh salah satu klub raksasa asal Tiongkok

Striker berusia 26 tahun tersebut baru bergabung bersama The Eagles di musim panas lalu dari Liverpool. Dan kini, sang pemain diincar oleh Beijing Guoan yang memberikan tawaran transfer mencapai £40 juta. Bahkan, klub raksasa asal Tiongkok tersebut akan memberikan gaji sebesar £100,000 hingga £165,000 per minggunya.

Per Mertesacker

Mertesacker Segera Perpanjang Kontrak

Bek sentral Arsenal, Per Mertesacker di kabarkan akan segera menandatangani kontrak baru bersama The Gunners. Kontak bek berkebangsaan Jerman tersebut akan berakhir hingga akhir musim nanti. Sehingga, pihak klub akan segera melakukan perbincangan kepada sang pemain mengenai masa depannya.

Per Mertesacker
Per Mertesacker segera perpanjang kontrak bersama Arsenal

Namun beberapa media di Inggris melaporkan bahwa sebelumnya Mertesacker dipersilakan meninggalkan Emirates Stadium di bulan Juni mendatang. Tetapi, hal tersebut terbantahkan lantaran laporan terbaru mengabarkan bahwa pemain jangkung tersebut akan mendapatkan kontrak berdurasi pendek oleh pihak klub.

Perlu diketahui, bahwa Mertesacker telah berusia 32 tahun. Sehingga, berdasarkan kebijakan klub Arsenal yang hanya memberikan kontrak selama semusim untuk para pemainnya yang telah menginjak kepala tiga. Dengan demikian, kemungkinan besar bek sentral tersebut akan diberi kontrak selama satu tahun.

Menanggapi hal tersebut, Mertesacker menyatakan bahwa dirinya merasa senang dan bahagia dapat bergabung bersama klub sekelas Arsenal. Ia berpendapat bahwa Meriam London merupakan salah satu klub terbaik di dunia, walaupun saat ini tengah terpuruk akan berbagai hal.

“Saya merasa bahagia tinggal disini dan bergabung dengan salah satu tim terbaik yang pernah ada di dunia, meskipun sejauh ini tim tengah berada di kondisi yang kurang baik. Namun saya percaya, bahwa rekan-rekan saya akan segera bangkit dan menemukan kembali performa terbaiknya,”

“Mengenai masa depan saya, saya serahkan kepada pihak klub. Terpenting, bagi saya dapat segera pulih dari cedera dan kembali membantu tim untuk meraih kemenangan,” ungkap Mertesacker.

Liga Inggris tengah memasuki pekan ke 21 dan sejauh ini Mertesacker belum pernah sekalipun tampil di bawah asuhan Arsene Wenger lantaran masih terbekap cedera lutut serius yang Ia dapatkan pada laga pramusim lalu.

Trio Prancis Resmi Perpanjang Kontrak

Setelah melakukan negosiasi yang cukup panjang, akhirnya trio Prancis yang terdiri dari Laurent Koscielny, Olivier Giroud dan Francis Coquelin sepakat untuk memperpanjang masa baktinya bersama Arsenal dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Coquelin, Koscielny dan Giroud
Coquelin, Koscielny dan Giroud resmi perpanjang kontrak bersama Arsenal

Trio Prancis di kubu Meriam London menjadi bagian yang sangat penting dalam skema permainan Wenger dalam beberapa tahun belakangan. Pasalnya, Giroud yang saat ini tengah onfire dan merupakan topskor di musim lalu, selalu menjadi andalan di lini serang. Begitu pula dengan Koscielny yang selalu dipercaya di lini pertahanan dan juga Coquelin yang menjadi pilihan utama di lini tengah.

“Kami sangat senang dapat tiga pemain yang penting dalam skuat akhirnya memutuskan untuk berkomintem dalam jangka panjang. Francis berkembang dengan sangat baik dan Ia selalu fokus. Begitu juga dengan Olivier yang beberapa laga terakhir menjadi pahlawan bagi kami dan Ia juga terus berkembang sejak pertama kali datang,”

“Tentu Laurent menjadi pemain kunci kami di lini belakang. Saya juga meyakini bahwa Ia merupakan salah bek terbaik di dunia saat ini. Jadi, ini menjadi kabar yang sangat membahagiakan untuk kita semua,” ungkap Wenger.

Wenger Tegaskan Bahwa Sanchez dan Ozil Ingin Perpanjang Kontrak

Kabar gembira perpanjangan kontrak oleh trio Prancis menjadi angin segar bagi para pendukung Arsenal. Pasalnya, hingga kini, dua bintang The Gunners, Mesut Ozil dan Alexis Sanchez belum juga menemukan titik terang akan masa depannya. Namun, pelatih The Gunners, Arsene Wenger memberikan kabar terbaru mengenai dua pemainnya tersebut.

Arsene Wenger
Arsene Wenger menyatakan bahwa Ozil dan Sanchez akan segera perpanjang kontrak

“Kami baru saja menyelesaikan kontrak tiga pemain penting kami. Sementara untuk Ozil dan Sanchez, kami akan segera menuntaskannya. Tapi yang pasti, bahwa mereka berdua menyatakan bahwa mereka merasa bahagia. Jadi, mereka ingin berkomintem lebih lama dengan klub,” ungkap manajer berusia 67 tahun.

Leicester City vs Chelsea

Leicester City Siap Perdalam Luka Chelsea

Leicester City akan menghadapi Chelsea dalam lanjutan matchday 21 Liga Primer Inggris pada tanggal 15 Januari 2017 nanti. The Foxes mengusung misi untuk memperdalam luka The Blues yang pada pekan lalu menelan kekalahan sekaligus memutus tren 13 kemenangan secara beruntun oleh Tottenham Hostpur dengan skor 2-0. Terlebih lagi, laga nanti akan dilangsungkan di King Power Stadium dengan dukungan penuh para supporter.

Leicester City vs Chelsea
Leicester City akan menambah luka bagi Chelsea

Hingga pekan ke 2o, sang juara bertahan masih terperosok di papan bawah. Tim asuhan Claudio Ranieri hanya mampu meraih lima kemenangan saja dan enam hasil imbang serta menelan pil pahit sebanyak sembilan kali. Sehingga, mereka hanya berhasil mengantongi 21 poin saja. Berjarak enam poin dari Sunderland yang berada di zona degradasi dan hanya tiga angka saja dari Southampton yang bertengger di urutan kesepuluh.

Dengan bermain di depan para pendukungnya sendiri, Leicester City akan berusaha keras untuk meraih kemenangan, demi menjauhkan dari zona merah dan perlahan memperbaiki performa yang sejauh ini mengecewakan. Apalagi mereka menyandang status sebagai juara bertahan.

Sementara itu, walaupun rekor 13 kemenangan beruntun harus terhenti di akhir pekan lalu ditangan rival sekota, The Lilywhites. Namun, posisinya di puncak klasemen tak tergoyahkan. The Blues hanya merasakan kekalahan sebanyak tiga laga saja dan sekali imbang serta meraih poin penuh sebanyak 16 pertandingan.

Dengan demikian, pasukan Antonio Conte bertengger di puncak klasemen dengan perolehan 49 angka. Berselisih cukup aman, yakni lima poin dari Liverpool yang berada di urutan kedua. Conte akan kembali mengincar kemenangan demi terus menjauhkan poin dari para rivalnya, terlebih lagi pada akhir pekan nanti, The Reds akan menghadapi ujian berat kala bertandang ke Old Trafford, markas Manchester United.

Conte Harap Kembali Meraih Kemenangan

Pelatih Chelsea, Antonio Conte mengharapkan mampu kembali untuk meraih kemenangan kala timnya bertandang ke markas Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke 21. Sebab, pada pekan lalu, The Blues harus kembali menelan kekalahan setelah terakhir kalinya dirasakan ketika melawan Arsenal dalam Derby London matchday ke enam.

Antonio Conte yakin timnya akan kembali meraih kemenangan saat melawan Leicester City

“Setelah menelan pil pahit pada pekan lalu dan rekor kami harus berakhir, tentu sangat mengecewakan bagi kami. Tetapi, kekalahan itu memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk kami kedepannya. Supaya kami lebih bekerja keras dan siap di setiap laganya,”

“Kami sudah melupakan kekalahan lalu dan sekarang kami telah siap untuk kembali meraih kemenangan. Kami akan datang ke markas Leicester untuk meraih kemenangan dan membawa poin penuh. Dengan begitu, selisih dengan para pesaing kami di tangga klasemen akan semakin menjauh. Berharap hingga akhir musim kami masih berada di puncak dan keluar sebagai pemenang,” ungkap manajer berkebangsaan Italia.

Mahrez: Kami Siap Perbaiki Performa

Bintang Leicester City, Riyad Mahrez mengakui bahwa timnya akan siap untuk memperbaiki performa mereka di Liga Inggris dengan mengalahkan Chelsea pada akhir nanti. “Tentu kami akan memperbaiki performa kami secara perlahan di kancah liga domestik. Kami akan mampu mengalahkan mereka (Chelsea) di akhir pekan nanti,” ungkap pemain yang berhasil meraih penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2016.

Riyad Mahrez ungkap bahwa timnya tengah berusaha mengembalikkan performa kala melawan Chelsea

Perlu diketahui, penampilan The Foxes musim ini berbanding terbalik dengan musim lalu saat meraih gelar juara. Hal tersebut tak terlepas dari sejumlah peforma para bintang yang mengalami penurunan seperti Vardy dan salah satunya Mahrez. Bahkan, N’golo Kante yang menjadi kunci permainan Leicester City di lini tengah. Ditambah lagi, mereka harus tampil di Liga Champions.

Swansea City vs Arsenal

Prediksi Swansea City vs Arsenal, Perbaiki Posisi Klasemen

Endorsements: Arsenal akan menghadapi ujian yang cukup berat kala bertandang ke Liberty Stadium, markas Swansea City dalam lanjutan game week ke 21 Liga Primer Inggris. Pasalnya, The Swans tengah dalam performa yang kurang ampik dalam lima pertandingan terakhir. Dimana, tim asuhan Paul Clement hanya menorehkan satu kemenangan saja dan menelan kekalahan sebanyak empat laga.

Swansea City vs Arsenal
Swansea City melawan Arsenal pada akhir pekan nanti

Kini, Swansea City hanya bertengger di urutan ke 19 dengan hanya mampu mengantongi 15 poin saja. Posisi tersebut tentu merupakan zona degradasi. Terpaut hanya dua poin saja dari dasar klasemen dan satu angka dari Crystal Palace yang berada di urutan ke 17. Sehingga, Llorente dkk harus meraih kemenangan demi keluar dari zona merah.

Sementara itu, dari kubu tamu, The Gunners harus terlempar dari zona Liga Champions. Tim asuhan Arsene Wenger kini menempati posisi kelima dengan hanya menorehkan angka sebanyak 41 poin saja. Lantaran pada pekan sebelumnya, Arsenal hanya bermain imbang kala bertandang ke markas Bournemouth. Bahkan, mereka hampir saja kalah lantaran sudah tertinggal 3-0 hingga menit ke 60 dan masih tertinggal 3-2 di menit-menit akhir pertandingan. Beruntung, Olivier Giroud kembali tampil menjadi pahlawan.

Kini, Meriam London terpaut satu poin dari Tottenham Hostpur dan Manchester City yang sama-sama mengantongi 42 poin di urutan ketiga dan keempat. Dan hanya berselisih tiga angka saja dari Liverpool yang menduduki urutan kedua. Namun juga hanya terpaut dua poin saja dari Manchester United yang berada di urutan keenam.

Sehingga, kedua tim akan sama-sama mengincar kemenangan demi mampu memperbaiki posisi mereka masing-masing di tangga klasemen sementara Liga Inggris. Dengan demikian, dapat diprediksi bahwa laga akan berjalan dengan sangat ketat dan tak sedikit akan terjadi pelanggaran.

Berita Bola Adu Strategi Clement vs Wenger

Berita bola terkini: Duel antara Arsenal melawan Swansea City diperkirakan akan berjalan dengan sangat menarik. Mengingat, kedua tim sama-sama mengincar poin penuh agar dapat memperbaiki posisi di tabel klasemen. Sehingga, masing-masing pelatih baik Paul Clement maupun Arsene Wenger akan menurunkan skuat terbaiknya.

Paul Clement vs Arsene Wenger
Paul Clement akan beradu strategi dengan Arsene Wenger

Clement akan menerapkan kembali formasi 4-3-3 yang terbukti ampuh mengalahkan Crystal Palace pada pekan lalu. Llorente, Wayne Routledge dan Gylfi Sigurdsson akan kembali dipercaya di lini serang, demi mampu mengobrak-abrik lini pertahanan lawan. Tiga gelandang kreatif akan diperankan oleh Jay Fulton, Sung-Yeung Ki dan Jack Cork.

Lini pertahanan, Federico Fernandez akan berduet dengan Alfie Mawson untuk menjaga kedalaman. Neli Taylor diposisikan di sebelah kiri dan Kyle Naughto di sebelah kanan. Lukasz Fabianski kembali dipercaya untuk berjaga dibawah mistar gawang.

Sedangkan Wenger mengandalkan Giroud di posisi striker dalam formasi 4-2-3-1. Alex Iwobi, Aaron Ramsey dan Alexis Sanchez mengisi kekuatan tengah Arsenal. Francis Coquelin kembali dipercaya di lini tengah, lantaran Elneny tengah membela tim Nasional Mesir dalam turnamen Piala Afrika. Gelandang asal Prancis itu akan berpasangan dengan Granit Xhaka.

Empat pemain belakang secara beruntung diperankan oleh Bellerin, Mustafi, Koscielny dan Nacho Monreal. Urusan penjaga gawang, Petr Cech menjadi pilihan utama.

Head to Head Swansea City vs Arsenal

Secara mengejutkan, Swansea City unggul di lima pertemuan terakhir kala berhadapan dengan Arsenal. Pasukan The Swans mampu menorehkan tiga kemenangan. Sedangkan The Gunners hanya meraih dua kemenangan saja.

Liberty Stadium
Liberty Stadium akan menjadi venue untuk laga Swansea melawan Arsenal

Pertemuan terakhir kedua tim tersebut, terjadi pada tanggal 15 Oktober 2016. Kala itu, Meriam London yang bermain di Emirates Stadium mampu meraih kemenangan tipis 3-2. Sementara laga terakhir yang dimainkan di Liberty Stadium, tuan rumah harus mengakui kehebatan sang lawan dengan skor 0-3.

Marcus Rashford

Marcus Rashford Kembali Cetak Gol

Marcus Rashford sukses mengakhiri puasa golnya selama empat bulan terakhir dengan mencetak gol ke gawang Reading, saat Manchester United meraih kemenangan 4-0 di Old Trafford dalam babak ketiga Piala FA. Kemenangan meyakinkan itu juga membuat The Reds Devil melangkah ke babak keempat Piala FA.

Marcus Rashford
Marcus Rashford mengakhiri puasa golnya semenjak bulan September lalu

Penyerang muda berbakat milik MU itu menungkapkan rasa senangnya setelah mampu membantu tim meraih kemenangan. Terakhir kalinya Rashford mencetak gol kala Setan Merah bersua Leicester City di Liga Primer Inggris pada 24 September 2016 lalu yang berakhir dengan kedudukan 4-1.

Semenjak itu, penyerang kelahiran Manchester itu tak lagi mampu mencetak gol. Sehingga, secara perlahan posisinya digantikan oleh Martial. Namun, pada laga melawan Reading pada hari Sabtu lalu, Rashford langsung melakukan brace (dua gol dalam satu pertandingan).

“Senang rasanya kembali mampu mencetak gol. Terlebih, gol yang mengakhiri puasa saya semenjak empat bulan terakhir, tercipta di depan para pendukung. Jadi, ini adalah momentum bagi saya untuk bangkit dan dipercaya kembali di lini depan tim. Saya akan terus berusaha keras baik saat sesi latihan maupun diluar,” ungkap Rashford ke MUTV.

Pemain berusia 19 tahun itu menambahkan, bahwa kemenangan akan didapatkan ketika Anda respek dan menampilkan kemampuan semaksimal mungkin di setiap pertandingan.

“Pada pertandingan melawan Reading, kami mampu melakukan kerja tim yang sangat luar biasa. Kami terus berusaha di setiap menitnya demi hasil maksimal. Anda juga harus mendapatkan respek dengan tampil apik. Hingga akhirnya, kami mampu keluar sebagai pemenang dengan skor yang sangat meyakinkan,”

“Kami adalah juara bertahan dan telah melewati putaran ketiga Piala FA. Jadi, mari kita tunggu siapa lawan kami selanjutnya di babak keempat. Terpenting, kami harus tetap fokus,” tutup Rashford.

Mourinho Puji Rashford

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho memuji anak asuhnya Marcus Rashford yang tampil gemilang dan mampu mencetak dua gol yang menandakan akhir dari masa puasa gol semenjak empat bulan terakhir.

Jose Mourinho
Jose Mourinho memuji penampilan Rashford

“Sebagai pelatih, pastinya Anda akan senang apabila melihat pemain berposisi sebagai penyerang mampu mencetak gol. Dia (Rashford) tampil dengan sangat memukau. Terbukti, Ia sukses mengemas dua gol dan mengakhiri puasa golnya semenjak bulan September 2016 lalu,” ungkap Mourinho

Mantan manajer Chelsea itu menambahkan, bahwa sebelum pertandingan melawan Reading, Rashford juga sangat berkonstribusi terhadap sejumlah gol dalam kemenangan MU di sejumlah partai sebelum-sebelumnya.

“Rashford memang tidak mampu mencetak gol di beberapa partai sebelumnya. Tetapi, dirinya berkonstribusi terhadap gol-gol yang tercipta dalam laga saat meraih kemenangan melawan West Ham dan Middlesbrough. Sehingga Dia adalah pemain muda berbakat. Kami bangga memilikinya,”

“Saya sempat bicara kepadanya ketika jeda pertandingan. Saya mengatakan, bahwa saya tidak peduli akan peluang yang Ia lewatkan pada babak pertama. Saya bilang ke Dia, bahwa tugas kamu adalah untuk mengobrak-abrik lini belakang lawan. Dia pun menjalankan instruksi dengan sangat baik,” tutup Mourinho.

Zlatan Ibrahimovic Sanjung Rashford

Tak hanya pelatih saja yang memuji penampilan Rashford ketika The Reds Devil mampu mengalahkan Reading di putaran ketiga Piala FA, tetapi rekan setim Zlatan Ibrahimovic juga menyanjung performa sang pemain.

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic memberikan kredit bagi Rashford yang tampil gemilang

“Performa Dia (Rashford) sangat memukau. Dia tampil dengan kepercayaan diri yang tinggi. Terbukti, Ia mampu melesakkan dua gol dalam laga itu. Berharap, Ia mampu mempertahankan performa itu. Lantaran, setiap skuat sangat berarti,” ungkap mantan striker Paris-Saint Germain.

Chelsea

Meski Kalah, Chelsea Tetap di Puncak Klasemen

Chelsea harus menelan pil pahit kala bertandang ke White Hart Lane untuk melawan Tottenham Hotspur dalam lanjutan matchday 20 Liga Primer Inggris. Meskipun harus kalah dan tidak mendapatkan poin sama sekali. Tetapi The Blues masih kokoh berada di puncak klasemen dengan raihan 49 poin.

Chelsea
Chelsea harus takluk ditangan Tottenham Hotspur dalam lanjutan 20 Liga Inggris

Kekalahan melawan The Lilywhites pada hari Kamis dinihari lalu, memutus harapan Chelsea untuk menyamai rekor 14 kemenangan yang diperoleh oleh sang rival sekota, Arsenal. Tim asuhan Antonio Conte hanya menorehkan 13 kemenangan secara beruntun yang itu juga menyamai rekor The Gunners pada musim 2002.

Tak hanya memutus tren kemenangan saja, tetapi juga membuat jarak dengan Liverpool yang berada di peringkat dua menjadi terpangkas. Kini, selisihnya hanya menjadi lima poin saja dari sebelumnya enam angka. Padahal, kesempatan untuk memperbesar jarak terbuka lebar. Lantaran, di pekan yang sama, The Reds tak mampu meraih poin sempurna. Pasukan Jurgen Klopp hanya bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Sunderland.

Sementara itu, kemenangan atas Chelsea membuat posisi Tottenham jauh meroket keatas. Dari sebelumnya berada di urutan kelima, kini posisinya bertengger di urutan ketiga dengan perolehan 42 poin. Angka tersebut menyamai poin yang diperoleh Manchester City yang berada di posisi keempat.

Arsenal yang bertandang melawan Bournemouth di pekan ke 20, harus puas berbagi angka. Beruntung, pasukan Meriam London terhindar dari kekalahan. Lantaran selama 60 menit laga berjalan, Olivier Giroud tertinggal tiga gol dan mampu bangkit dengan menyamakan skor berkat gol dari Alexis Sanchez, pemain baru mereka yang untuk pertama kalinya mencetak gol di kancah liga domestik Lucas Perez dan sang pahlawan Giroud.

Sedangkan, Manchester United yang sejauh ini telah mencatatkan lima kemenangan secara beruntun. Posisinya tidak mengalami perubahan. The Reds Devil masih tertahan di posisi keenam dengan 39 poin. Hanya berjarak tiga poin saja untuk merebut posisi ketiga.

Menurut Conte, Tottenham Pesaing Terberat

Manajer Chelsea, Antonio Conte menilai bahwa Tottenham Hotspur merupakan tim yang sangat kuat. Sehingga, mereka merupakan pesaing terberat kami dalam meraih gelar juara Liga Primer Inggris musim ini.

Antonio Conte
Antonio Conte nyatakan bahwa Tottenham merupakan pesaing terberatnya dalam perburuan juara Liga Inggris

“Sebelum laga dimulai, kami tahu bahwa mereka (Tottenham) adalah tim yang kuat. Sehingga, mungkin saja kami akan menelan kekalahan. Dan kenyataan berkata demikian. Mereka bermain dengan baik dengan menciptakan gol di menit-menit akhir babak pertama. Babak kedua pun mereka mampu menggandakan keunggulan, dimana kami dalam momen yang terbaik (terus mengembur lini pertahanan lawan),”

“Tentu kami menyesal tidak dapat meneruskan rekor kemenangan kami. Tetapi, Tottenham merupakan tim yang kuat. Menurut saya, mereka akan menjadi pesaing terberat kami dalam perburuan gelar juara musim ini. Meskipun tim yang lain juga sama beratnya,”

“Di musim lalu, mereka juga mampu bersaing di bursa juara. Kini, tim kami masih berada di puncak klasemen. Tetapi selisih poin menjadi kecil. Jadi, kami akan terus berbenah dan bekerja keras. Liga ini adalah liga sulit,” tutup pelatih asal Italia.

Cahill: Kekalahan Ini Tak Mempengaruhi Mental Kami

Bek Chelsea, Gary Cahill mengungkapkan bahwa kekalahan 2-0 melawan Tottenham Hotspur pada hari Kamis dinihari lalu tidak akan mempengaruhi mental tim. Cahill mengakui bahwa dalam laga yang dihelat di White Hart Lane tersebut bahwa timnya tidak dalam performa terbaik. Meskipun terasa luar biasa dalam beberapa waktu terakhir.

Gary Cahill
Gary Cahill mengungkapkan bahwa kekalahan tak akan mempengaruhi mental tim

“Kami merasa kecewa dengan kekalahan ini dan tak mampu memecahkan rekor. Namun, hanya menelan satu kekalahan dari 14 pertandingan, kurasa itu pencapaian yang luar biasa,”

“Mungkin kami tidak dalam level terbaik pada laga itu. Sehingga beberapa umpan tidak sempurna. Tetapi, kekalahan ini tak akan dapat mempengaruhi mental kami yang sudah terbangun dengan kokoh,” ungkap bek berkebangsaan Inggris.

Jon Toral

Arsenal Segera Pulangkan Jon Toral

Sejumlah media ternama mengabarkan, bahwa Arsenal akan segera mengambil langkah cepat untuk memulangkan full back, Jon Toral yang saat ini bermain untuk Granada. Pihak The Gunners dilaporkan akan membawa kembali sang pemain di bursa Januari ini yang sudah resmi dibuka.

Jon Toral
Jon Toral kembali akan dipinjamkan ke klub lain

Toral menjalani masa peminjamannya di Granada selama satu musim penuh sejak bursa musim panas lalu dan rencananya akan pulang ke Emirates Stadium pada akhir musim nanti. Tetapi, pihak klub akan memangkas masa kontraknya tersebut untuk memulangkan sang pemain. Lantaran pemain berkebangsaan Spanyol itu hanya bermain sebanyak enam kali saja di berbagai ajang kejuaraan.

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger memberikan pernyataan akan masa depan Jon Toral. “Dia (Toral) adalah pemain muda yang memiliki kehebatan dalam duel udara dan baik juga dalam lini pertahanan. Tentu kami akan mempertahankan sang pemain. Namun, Dia harus mendapatkan menit bermain. Maka kami memutuskan untuk kembali meminjamkannya di klub lain. Supaya Dia memiliki jam terbang yang dapat membantunya beradaptasi di Liga Primer Inggris nantinya,” ungkap manajer asal Prancis.

Dilansir dari beberapa media terpercaya, pihak Meriam London akan membawa pulang Toral dan rencananya akan kembali dipinjamkan di klub Rangers. Bahkan sang pelatih klub tersebut, Mark Warburton, berharap bahwa pemain berposisi sebagai bek sentral itu dapat dengan segera bergabung bersama timnya dalam waktu dekat ini.

“Saya berharap, bahwa Toral dapat bergabung segera mungkin di tim kami. Sehingga, dengan kehebatannya di lini belakang, mampu memperkuat tim dalam menjalani petualangan liga hingga akhir musim. Dia adalah pemain muda yang berbakat. Kami akan berusaha keras untuk mengembangkan bakat yang Ia miliki,” ungkap Warburton.

Sebelum menjalani masa peminjamannya di Rangers, Toral terlebih dahulu dipinjamkan ke Birmingham City selama semusim. Dan pernah membela Brentford selama satu musim penuh.

Toral Menanggapi Masa Depannya

Jon Toral mengungkapkan bahwa dirinya masih merupakan pemain Arsenal. Ia terus bekerja keras selama masa peminjamannya di klub lain, demi mampu masuk ke dalam skuat inti. “Saat ini, saya masih berstatus pemain Arsenal. Tentu saya akan berusaha keras untuk tembus ke dalam skuat tim utama,”

Jon Toral
Jon Toral menanggapi masa depannya

“Saya menjalani masa peminjaman di klub lain dengan baik. Saya masih muda dan harus mendapatkan jam terbang yang banyak. Maka itulah, saya terima tentang keputusan klub untuk meminjamkan jasa saya ke klub lain,” ungkap Toral.

Mesut Ozil Terbaring Sakit

Sementara pihak Arsenal berusaha untuk memulangkan Jon Toral dan kembali meminjamkannya ke Rangers, klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu harus kehilangan gelandang kreatif nya, Mesut Ozil di dua pertandingan terakhir. Gelandang asal Jerman itu harus absen lantaran masih terkena penyakit semacam flu.

Mesut Ozil
Mesut Ozil masih terbaring sakit

Manajer The Gunners, Arsene Wenger mengaku bahwa dirinya sudah tidak bertemu Ozil selama sepekan ini. Wenger juga mengonfirmasi bahwa sang pemain tidak akan melakukan comeback dalam waktu dekat.

Mesut Ozil harus absen dalam pertandingan Meriam London melawan Crystal Palace yang berakhir dengan skor 2-0 dan laga tandang melawan Bournemouth yang secara dramatis mampu mengakhiri pertandingan dengan skor imbang setelah tertinggal 3-0. Ozil dikabarkan terserang penyakit semacam flu dan dirinya harus istirahat secara total di rumahnya untuk masa penyembuhannya.

“Saya sudah tidak bertemu dengan Ozil selama satu pekan ini. Begitu mudah untuk tidak memasukkannya ke dalam tim. Saat ini, Ia masih terbaring sakit di tempat tidur dan tidak akan melakukan comeback dalam waktu dekat, lantaran Ia tak melakukan apapun selama sepekan,” ungkap The Professor.

Tottenham Hotspur vs Chelsea

Prediksi Tottenham Hotspur vs Chelsea, Derby London

Chelsea akan menjalani pertandingan yang sarat akan gengsi dan ujian berat dalam mempertahankan posisinya di puncak klasemen, kala harus bertandang ke White Hart Lane, markas Tottenham Hotspur dalam lanjutan matchday 20 Liga Primer Inggris. Laga bertajuk Derby London tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 5 Januari 2017 pukul 03.00 WIB, atau hari Kamis dinihari nanti.

White Hart Lane Stadium
Laga antara Tottenham Hotspur vs Chelsea akan tersaji di White Hart Lane Stadium

Hingga pekan ke 19, The Blues masih perkasa di puncak klasemen Liga Inggris dengan perolehan angka sebanyak 49 poin. Pasukan Antonio Conte sejauh ini sudah mencatatkan 13 kemenangan secara beruntun. Rekor tersebut menyamai catatan Arsenal di tahun 2002. Korban terakhir keganasan Diego Costa dkk yakni Stoke City. The Potters harus takluk dengan skor akhir 4-2.

Sedangkan The Lilywhites masih tertahan di urutan kelima dengan raihan poin sebanyak 39 poin. Berselisih dua poin saja dari peringkat keempat yang dihuni oleh rival sekota mereka, Arsenal dan hanya terpaut tiga angka dari Manchester City yang berada di urutan ketiga klasemen.

Kemenangan akan sama-sama menguntungkan bagi kedua tim. Pasalnya, para pesaing mereka mendapatkan hasil yang kurang maksimal terkecuali City dan Manchester United. The Gunners terpaksa bermain imbang kala berhadapan dengan Bournemouth di Vitality Stadium dengan skor 3-3.

Hasil imbang juga diperoleh Liverpool kala bersua Sunderland di Stadium of Light. Pasukan Jurgen Klopp terpaksa pulang hanya membawa satu poin saja, walaupun sempat unggul dua kali.

Apabila Chelsea yang keluar sebagai pemenang, maka akan semakin memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen dan menjauhkan dari para pesaingnya. Namun sebaliknya, kekalahan akan memperkecil jarak mereka dengan pesaing terdekatnya.

Sementara, jika Hotspur yang mampu memberikan senyuman manis bagi para pendukungnya sendiri yang akan hadir memenuhi stadion nantinya, maka posisi mereka akan langsung masuk ke tiga besar atau ke zona Liga Champions. Begitu pula sebaliknya.

Prediksi Bola Catatan Pertemuan Tottenham vs Chelsea

Pertemuan hari Kamis dinihari nanti merupakan pertemuan kedua di musim 2016/2017. Dimana, pada laga pertama yang dihelat di Stamford Bridge, berita bola terbaru Tottenham Hotspur harus mengakui keunggulan rival kota London tersebut dengan skor tipis 2-1, sekaligus memberikan luka pertama bagi pasukan Mauricio Pochettino di musim ini.

Tottenham Hotspur vs Chelsea
Tottenham Hotspur vs Chelsea, Derby London

Berdasarkan lima catatan terakhir pertemuan dua kubu yang sama-sama terletak di Kota London tersebut, Chelsea masih sangat perkasa dengan menorehkan dua kemenangan. Sedangkan Hotspur hanya mampu menorehkan sekali kemenangan saja. Sisanya, dua laga harus berakhir dengan hasil imbang.

Laga terakhir yang dihelat di White Hart Line, terjadi pada tanggal 29 November 2015. Laga tersebut, tidak menciptakan satu gol pun. Sehingga, skor kacamata mengakhiri laga sarat akan gengsi itu.

Jika menilik pertandingan terakhir yang dilakoni oleh kedua tim, baik Chelsea maupun The Lilywhites sama-sama menorehkan hasil yang sempurna. The Blues sukses mengunci kemenangan ke13 kalinya secara beruntun kala berhadapan dengan Stoke City di Stamford Bridge dengan skor 4-2. Begitu juga dengan Hotspur yang secara perkasa mempermalukan Watford di depan para pendukungnya sendiri dengan kedudukan akir 1-4.

Harry Kane: Kami Siap Putus Rekor Chelsea

Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane mengungkapkan bahwa timnya akan siap memutuskan tren kemenangan Chelsea. “Kami siap untuk memutuskan rekor kemenangan beruntun mereka (Chelsea),” ungkap Kane.

Harry Kane
Harry Kane siap memutuskan rekor kemenangan Chelsea

Pemain berkebangsaan Inggris tersebut menambahkan, bahwa Hotspur bukanlah tim yang memberikan rekor kepada tim manapun, terlebih lagi untuk tim rival. “Kami bukanlah tim yang memberikan rekor baik untuk semua tim, termasuk juga untuk tim rival kami. Kami akan bertekad menghentikan rekor mereka dan memberikan pil pahit,” tutup Kane.

Liverpool vs Manchester City

Liverpool vs Manchester City, Duel Papan Atas

Manchester City akan mengawali pergantian tahun baru 2017 dengan bertandang ke Anfield Stadium, markas Liverpool. Laga yang merupakan pertandingan penutup paruh musim tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 1 Januari 2017 dan akan dimulai pada pukul 00.30 WIB. Tentu, kemenangan akan mengunci posisi runner up di tabel klasemen. Lantaran kedua tim berada di papan atas.

Liverpool vs Manchester City
Liverpool akan menutup paruh musim Liga Inggris dengan melawan Manchester City

Sejauh ini, The Reds mengoleksi poin sebanyak 40 angka dan berhak mengklaim posisi kedua di klasemen. Tertinggal enam poin dari Chelsea yang hingga kini masih kokoh di puncak klasemen.

Sementara itu, The Citizens hingga pekan ke 18, berhasil mengumpulkan angka sebanyak 39 poin. Hanya berjarak satu poin saja dari Liverpool yang akan menjadi lawannya di pembukaan awal tahun baru nanti dan berselisih dua angka dari Arsenal yang berada di peringkat keempat.

Dengan meraih kemenangan, baik dari kubu tamu maupun kubu tuan rumah, maka akan menutup paruh musim pertama sebagai runner up. Tak hanya mempertaruhkan urutan kedua saja untuk sementara, tetapi juga gengsi antara kedua pelatih yang pernah bersaing di Bundesliga Jerman. Kala itu, Jurgen Klopp menjadi pelatih Borussia Dortmund dan Pep Guardiola melatih Bayern Munich.

Rivalitas Klopp Vs Pep

Rivalitas antara Klopp dengan Guardiola akan menambah bumbu panas laga antara Liverpool melawan Manchester City dalam lanjutan matchday 19 Liga Primer Inggris pada hari Minggu dinihari mendatang.

Jurgen Klopp vs Pep Guardiola
Perseteruan antara Jurgen Klopp vs Pep Guardiola

Jurgen Klopp yang saat ini menangani The Reds dan Pep yang menjadi nahkoda The Citizens telah memiliki sejumlah riwayat pertemuan yang terbilang sengit. Saat keduanya meniti karir di Jerman. Kala itu, Klopp menukangi Die Borussen, sementara Guardiola menangani Die Roten. Pertarungan kedua klub raksasa tersebut menjadi kuali panas ketika kedua manajer beradu taktik.

Uniknya, rivalitas antara Klopp dengan Pep bukan terjadi karena pertarungan mereka diatas lapangan. Melainkan karena sosok Mario Goetze. Pemain yang disaat partai final Piala Dunia 2014 di Brasil itu menjadi pahlawan bagi tim Nasional Die Mannschaft dengan mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan dan memastikan Jerman keluar sebagai juara, merupakan titik awal perseteruan antara Klopp dengan Guardiola. Seperti yang dirilis oleh media setempat, transfer Goetze ke sang rival menjadi titik awal permasalahan.

Goetze yang sejak remaja merupakan pemain didikan Klopp, seketika berpindah tim dan membela Munich yang merupakan rival abadi Dortmund. Padahal, Jurgen Klopp masih ingin menggunakan jasanya. Sehingga, memicu sedikit amarah Klopp dan memberikan sedikit pernyataan.

“Pindahnya Goetze secara tiba-tiba ini sangat membuat saya shock. Mungkin karena ada sosok Guardiola. Orang tersebutlah yang membuat pemain andalan kami pergi begitu saja. Mungkin karena Ia ingin bermain dengan taktik ala Pep,” ungkap Klopp.

Namun, Pep tidak menanggapi komentar rivalnya tersebut. Manajer asal Spanyol itu hanya diam saja dan lebih fokus pada seluruh pemainnya agar mampu memberikan penampilan yang maksimal diatas lapangan. “Kurasa, kami hanya fokus pada apa yang akan kami kerjakan,” ujar Guardiola.

Catatan Pertemuan Klopp Dengan Guardiola Saat di Jerman

Pertemuan antara Jurgen Klopp dengan Pep Guardiola pada hari Minggu dinihari mendatang, merupakan pertemuan pertama mereka di tanah Britania. Namun, pertandingan tersebut bukan untuk pertama kalinya pertemuan antar kedua pelatih. Sebelumnya, mereka pernah saling mengalahkan satu sama lain ketika meniti karir di Jerman.

Anfield Stadium
Anfield Stadium akan menjadi venue laga antara Liverpool vs Manchester City

Pertemuan pertama kedua manajer top tersebut terjadi pada bulan Juli 2013, ketika itu Borussia Dortmund berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2. Namun, empat bulan berselang, giliran Bayern Munich yang berhasil mempermalukan sang rivalnya tersebut dengan kedudukan akhir 0-3.

Secara total, Klopp sukses mengalahkan Pep sebanyak dua kali saja. Sementara, Guardiola meraih kemenangan sebanyak lima laga.